Ikut Aksi Solidaritas Palestina

Hari ini merupakan hari yang bikin kaki saya memproduksi terlalu banyak asam laktat, yang membuat kaki saya lebih pegel. Saya bener-bener banyak berdiri daripada duduk hari ini. Mulai dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore tadi. Hari ini benar-benar luar biasa karena akhirnya saya bisa ngebolang keliling Jakarta dengan busway. Sebenernya gak bisa dibilang “keliling Jakarta” karena toh saya hanya mencakup daerah dari Bekasi-Bunderan HI-Kota. Tapi itu aja udah sukses bikin saya kelenger. Oke.. saya bakal cerita yang intinya aja.. yaitu cerita tentang Aksi Solidaritas Palestina…

Malem-malem sebenernya udah ada SMS Jarkom, entah itu dari siapa, tentang Aksi Solidaritas ini. Dari isi SMS itu, sepertinya ditujukan buat anak-anak pelajar SMA sampai Mahasiswa untuk mengikuti sebuah aksi solidaritas di bunderan HI jam 830. Rencana kelompok mentoring saya pun berubah yang semula pengen ke Kota Tua jadi pengen ikutan aksi..

img_0300

Sekitar daerah Wisma Nusantara yang tampak lenggang…

Keesokan harinya, anggota kelompok mentoring saya malah pada lelet. Tapi ternyata keleletan ini ada benernya juga setelah kita sampai di HI ternyata aksi belum dimulai dan baru berkumpul seratusan mahasiswa dan pelajar. Lalu lintas lancar banget di sekitar HI, secara lagi libur nasional dan mayoritas warga Jakarta pada ke Ancol dkk (tempat wisata). Begitupun cuaca yang anginnya sangat windy dan cozy, matahari yang gak terlalu panas, awan yang tak terlalu mendung. Indah dan pas banget untuk tidur.. hha..

img_0276

Kerumunan massa KAMMI dan KAPMI di area Plaza Indonesia – awal aksi

Aksi dimulai sekitar jam 10:00 setelah massa yang dikoordinir oleh KAMMI dan KAPMI ini, mulai dari Cilegon sampai dari Bandung berkumpul di Bunderan HI. Disitu juga mulai berkumpul beberapa polisi yang siaga dengan HTnya menginfokan segala kemungkinan yang terjadi, tapi pas itu belum keliatan pasukan Dalmas dan AHH (Anti Huru-Hara) yang biasa pake helm, yang ada baru petugas Polsek sekitar. Yel-yel pun mulai diteriakkan oleh massa-massa pemuda muslim Indonesia di tengah Bunderan HI

“Khaibar-khaibar ya yahud!! Jaisyu Muhammad saufa yauud!”

“Yo ayo, ayo Palestina kuingin engkau bebas!”

img_0280

Seorang korlap dari UNJ yang mengamati situasi massa..

Seorang korlap tampak berkeliling melihat kerumunan teman-temannya dan mengecek situasi. Korlap itu berjas hijau, dari UNJ. Sementara kelompok mentoring saya jadi terpecah dua, ada yang mau ikut demo – ada juga yang ogah. Ya udah lah, yang mau akhirnya masuk barisan demonstrasi dan yang ogah nongkrong-nongkrong tapi mereka tetep ada di frontline aksi unjukrasa.

img_0290

“Selagi ada aku, akulah yang paling berbeda..” memang TvOne doang yang kelihatan membawa mobil transmisi

img_0277

Mumpung lagi di frontline, sekalian di foto aja ah.. tuh kan foto saya gak kalah bagus sama foto-foto mas Wartawan

Panji-panji pun dikibarkan. Mulai dari panji Himpunan Fakultas sampai panji Organisasi, dan pastinya panji Indonesia dan Palestina. Malah ada yang keliatan mengibarkan panji Hizbullah dan panji Hizbuttahrir berwarna hitam dengan syahadat putih. Ada juga yang membawa spanduk-spanduk bertemakan perjuangan Palestina mulai dari bahasa Indonesia, Inggris sampai Arab, sayang gak ada yang berbahasa Ibrani… Ada juga yang membawa roket mainan.. ckckc..

img_0286

Panji Indonesia-Palestina berkibar.. tanda persahabatan Indonesia dan Palestina yang tak lekang oleh waktu..

img_0288

Inilah baris depan pejuang pemuda Islam Indonesia.. luar biasa… meskipun ada yang kayaknya sarkam dan narsis!

Aksi ini juga diikuti oleh rohis-rohis SMA/SMK/MA. Keliatan beberapa orang pemuda yang memakai celana abu-abu dengan seragam OSIS. Wah senengnya ngeliat anak-anak SMA juga banyak yang ikutan ternyata..

“Teman-teman kita disini bukan untuk berwisata! Kita disini untuk menyuarakan kemerdekaan Palestina!”, teriak seorang korlap dengan megaphonenya. Karena lokasi demo yang dekat dengan GI, makanya sang korlap meneriakkan komando itu.. dan melihat banyak sekali yang masih santai dan nongkrong-nongkrong di pelataran Plaza Indonesia..

img_0297

Ada yang lagi bikin border.. lihat ke anak-anak SMA..

Oh ya, mengenai masalah megaphone, aksi ini sempat hampir dibubarkan oleh Polisi karena masalah sound. Sound sendiri biasanya dipakai untuk menyuarakan aksi dan yel-yel dengan speaker yang cukup keras. Karena keluar peraturan Perda tentang pemakaian sound saat unjuk rasa, Polisi mengepung mobil sound. Eh tiba-tiba seorang korlap muncul di dekat barisan saya dan memberi instruksi untuk membuat border. Border sendiri adalah tameng para demonstran yang saling menggandeng tangannya untuk menyatukan dan mencegah aksi Polisi yang berusaha menangkap demonstran.

Border sendiri disusun dengan sistematis. Mahasiswa berada di border terdepan melindungi border siswa SMA di border kedua dan di belakang adalah para wanita. Jadi yang berhadapan dengan polisi secara langsung ya, mahasiswa cowok.

Pemborderan pun dimulai, semakin rame orang, semakin lebar border yang diciptakan. Mobil sound pun terlindungi oleh border-border ini. Walaupun saya ngeborder bukan di daerah deket mobil soundnya, tapi di daerah HI-Kempinski. Saat itu orasi-orasi belum ada, yah lagi-lagi tersangkut masalah sound. Saya melihat juga ada mahasiswa yang berbisik-bisik. Sepertinya lagi bicara tentang masalah kenapa demonya kok ngendok.

Demo ini sebenernya adalah sebuah longmarch ke Kedubes Mesir dari Bunderan HI. Berhubung libur, sepertinya memang percuma ke Kedubes Mesir. Lho, kenapa ke Kedubes Mesir? Karena Mesir mempunyai peran yang penting dalam perjanjian antara HAMAS dan Israel yang kemudian digagalkan dengan Opmil Israel yang dadakan.

img_0282

Mahasiswi UNJ memegang Poster menentang agresi Israel ke Gazza

Di demo ini, yang ikutpun mayoritas perempuan dibanding laki-laki, itupun membuat tugas Polisi sedikit agak berat dari biasanya. Nggak ada yang namanya Mobil Gas Air Mata atau water cannon. Semakin siang cuaca semakin panas, beberapa demonstran wanita roboh karena kelelahan. Kasian… tapi apalah itu dibanding dengan penderitaan rakyat Gazza di Palestina

Toh saya ternyata gak lama-lama disitu, karena kelompok saya udah mutusin untuk pergi ke Museum Sejarah Jakarta karena situasi disana yang agak kurang aman.

Bener aja, pas saya dan temen-temen mentoring jalan di jembatan penyebrangan ke Terminal Busway HI, tampak terjadi aksi dorong-dorongan antara Mahasiswa dan Polisi. Nah saatnya Dalmas dan AHH beraksi. Mereka meluncur dengan helm dan tameng mereka. Yah, mentoring saya mah tetep melenggang ke Kota Tua. Haha..

Wah ternyata apa yang terjadi selanjutnya di demonstrasi ini cukup luar biasa.. penangkapan 14 orang korlap karena aksi dorong-dorongan dan masalah sound. Kombes Ike Edwin, Kapolres Jakpus, bilang, “Kalian bakal ngeganggu orang kalau sound di deket hotel apalagi ini hari liburan!” Toh para 14 korlap itu akhirnya dibebaskan setelah negosiasi…

Yang jelas this is my first experience, ngedemo di tempat umum…… di frontlinenya pula tanpa ditemani orang tua.. seru sekali…

18 thoughts on “Ikut Aksi Solidaritas Palestina

  1. hmm bagus lah ada yang care ama warga palestin di Israel. tapi kenapa cuma pake cara yang ngumpul-ngumpul di jalan kayak gini ?

    apakah dengan cara kayak gini, palestin bakal bebas dari Israel. kadang-kadang aksi kayak gini cuma bikin macet. bikinlah aksi yang lebih diplomatis jadinya hasilnya lebih bermanfaat.

    hoho saran tuh dari gw

    • @ fauzi : ya.. kalo gue pikir sih jangan di jalan-jalan.. mendingan di mesjid.. biasanya aksi solidaritas kaya gini di mesjid kok ji..
      pas aksi solidaritas kaya gini biasanya ngundang orang Palestina (aseli!) terus ngumpulin sunduq-sunduq..(sumbangan2)
      yang penting gimana pesan “Peduli Palestina” nyampe aja… dengan cara yang appropriate 🙂 (i’m supporting your comment)

  2. Menurut saya aksi turun ke jalan adalah salah satu upaya “show of force” pada media. Makin banyak publikasi (syukur-syukur kalo liputannya sampai luar negeri), makin besar expose tekanan terhadap Israel.
    Bukan berarti upaya diplomasi tidak perlu lhoh, tapi orang-orang biasa sekelas kita, apa bisa ikutan rundingan sama Israel hehehe..
    Soal kemacetan, tinggal masalah ijin dan koordinasi dengan jajaran kepolisian, iya gak ?

  3. Mari terus suarakan dan gelorakan kutukan dan kecaman terhadap israil dan amerika yang telah melakukan pembantaian terhadap sudara-saudara kita di Palestina

    salam dan doa dari : http://myrazano.com

    post terakhir : ” Menunggu Detik-Detik Kehancuran Islam ”

    ditunggu dukungan dan kunjungannya.

    terimakasih

  4. ‘ Kami akan menghadapi konspirasi jahat zionis Israel dan operasi militernya. Kami
    katakan: meski kami digantung di tiang2 gantungan, meski darah kami bersimbah di
    jalan2, meski serpihan tubuh2 kami tercecer di tembok2, kami takkan tunduk dan
    menyerah. Demi kemerdekaan Palestina dan kebebasan AL-QUDS! Demi kembalinya para
    pengungsi dan bebasnya tawanan kam i katakan: GAZA takkan jatuh ke lubang
    kehinaan, takkan menyerah dan tumbang…”
    (sms ismael haneyya dari bahasa
    arab)

  5. Asw..
    Yang saya tahu, ya..
    Tadinya mereka nggak cuma ngumpul2 di jalan sambil pegang bendera dan kertas2 dukungan aja..
    Kalau nggak salah, mereka mau pergi ke dubes mesir, karena mesir itu wilayah yang paling deket sama Palestina, jadi diharapkan bisa memberi tindakan cepat untuk mengatasi masalah Palestina.. Tapi, entah karena apa, mereka ketahan di bunderan HI itu, nggak dibolehin pergi ke tempat tujuan.. Jadi agak berkesan sia2 gitu ya?
    Tapi, yang dibilang Nisa juga betul, ada sisi positifnya juga kan aksinya diadain di jalan?🙂
    Wasw

  6. @ Sofie : emang gak cuma megang kertas doang kok. kan ada juga acara sholat ghoib.. (saya ga ikutan sayangnya).. yah gara2 ada masalah ama keamanan di HI.. susah jalan ke mentengnya deh.. ampe 14 korlap ditangkepin… (masalah sound doang coba! pdhl aksi2 kemaren boleh!)
    @ Nisa : dipikir2 bener juga.. diplomasi biar orang=orang atas aja yang ngurus.. kita udah tau kok kalo Pemerintah RI udah berbuat yang terbaik untuk masalah Palestine (dengan ngadain konferensi2).. aksi di jalan emang biar suara kita langsung didengar dan semua rakyat jg jd ikutan pduli deh..
    @ Rea : hha ikutan aj bung.. aksi2 kaya beginian.. pro-perdamaian

  7. assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    kalau ada informasi pemberangkatan relawan ke palestina, tolong saya bisa dikabari.
    syukron

    wassalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    • @ eko : mas dateng aja ke FPI Petamburan.. tapi kayanya pendaftaran udh di tutup… (kalo mau jadi relawan jihad ya)
      kalo mau jadi relawan medis, aga susah. mesti ke MER-C dulu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s