Kaleidoskop 6 bulan

Fresh and non-edited

Tulisan ini saya unlock setelah saya rasa kasus saya ini telah jadi rahasia umum. Sejak lama.

Bisa dibilang sebagai sebuah cerita non-fiksi barangkali?

Ah, barangkali anda sudah sangat gamblang mengenal dia yang ada di cerita ini, apalagi ketika anda sekelas dengan saya… dan secara seksama mengamati saya ..

Tulisan ini memang direkomendasikan untuk penikmat karya sastra berupa catatan harian ala anak-anak remaja SMA. Bukan untuk bigos. Tulisan ini merupakan tulisan realitas yang ditulis secara jujur dan apa-adanya (memang sebagian cathar adalah sebuah realita kehidupan)  dengan bahasa yang -Insya Allah- enak dibaca, meskipun mungkin agak membosankan.

Walaupun bahasa diatas adalah bahasa formal, toh dibawah sini bahasa yang dipakai adalah bahasa gue-lo. Selamat menikmati!

Akhir Desember 2007, Pojokan Kelas
Gue terdiam di pojokan kelas. Bersandar di pojokan abu-abu, gue menghela napas setelah mengerjakan ulangan Matematika yang menggila. Tiba-tiba, seseorang menginterupsi ketenangan gue. “Za, ga jajan?”, tanya seorang cewek. “Ngga, gue lagi puasa”, jawab gue dengan agak cuek. “Oooh. Maaf ya za kita makan..”, kata cewek itu sambil melenggang. Ah kelaparan bukan apa-apa dibanding dengan dilema yang sedang gue alami.

Akhir Januari 2008, Gunung Geulis, Bogor
Gue terdiam pas temen-temen gue nanya, “Za lo suka ama siapa?”. Jantung gue kontraksi berulang-ulang, mungkin sistolenya lebih tinggi. Untung gak serangan jantung gue. Gue mencoba tenang, tapi temen di sebelah gue merangkulkan tangannya ke leher gue dan bilang, “Ayoo za”. Wah, gue gak tau mesti gimana, dilemanya adalah antara jawab dan nggak. “Za ada clue ga? Anak sini ya? Cieee.. yang pake baju apaa?”, seorang cewek bersweater hijau menanyai gue. “Oren, oren!’, kata seorang cewek. Dia temen gue pas SMP. Wah.. semakin serem gue.

Ah daripada gue dianggap cupu dan gue anggap ini sebagai cara gue mengaktualisasikan gue dalam komunitas gue supaya lebih eksis, akhirnya gue memberikan sebuah clue, “nomor 10”. “10?”, semua anak serentak mendengungkan angka itu. Cewek berbaju biru, temen gue semasa SMP, langsung bilang ke gue, “Za, kasih tau aja ya?”. Hh.. dengan tampang yang mengatakan “ya udah deh” , gue langsung ambil seribu langkah ke arah dapur. Dan dari arah ruang tamu terdengar “CIEEE”. What… I’ve done… Gue gak sempet liat reaksi cewek yang gue bilang gue suka itu..

But, here’s when I found. Found something. Gue diajak ngomong ama Pak Alba, ngomong bahasa Arab. “Za, kamu harus belajar lebih lanjut bahasa Arab. Masa ‘ishrun itu 10?, gimana sih kamu?”. Gue cuma cengir-cengir, tapi gue agak menoleh sedikit ke kanan. Apa gue salah liat yah? Seorang cewek berjilbab putih berbaju biru sedang memperhatikan kami berbicara di tempat masuk ruang keluarga. Gue.. merasakan sesuatu dari tatapan cewek itu, tapi, ah sudahlah…

Malam Rabu awal Februari 2008, Jakarta
Gue chat ama cewek yang kemarin udah tau kalo gue suka dia.
“Za lo serius?”, kata si cewek.
“Duarius”
“Beneran?”
“Beneran lah. Liat aja blog gw di fs”
“Ada apa emang?”
“Curhatan gue tentang lo”
…setelah beberapa lama, si cewek komen ke gue langsung
“Za, gue gak sebaik dan sealim yang lo kira”
Wah gue langsung di accuse telah membuat banyak klaim-klaim yang salah tentang cewek ini. Entah itu alim… pinter… dkk. Tapi pas itu gue ada maklum soalnya setiap orang kalo dipuji selalu mengganggap dirinya gak perfect (kecuali yang narsis!).
Hrr.. setelah itu hari-hari berlalu tak jelas

Maret-April 2008, Jakarta
Gue sedang mengikuti sebuah course matematika bersama teman sekelas. Di rumah gue. Yah secara rumah gue cukup dekat bila dijangkau dari sekolah, sekitar 5-8 km. Pas course, gue duduk di sebelah cewek berbatik kuning dan berjilbab putih.

Gue ngobrol-ngobrol sama dia. Obrolan yang biasa-biasa saja, dan gue berada dalam posisi cukup dekat dengan si cewek. Entah, gue menangkap dari roman mukanya seperti sebuah perasaan tersipu-sipu. Mukanya suangat polos, sehingga jujur aja, gue susah menerjemahkan apa sebenernya yang ada dibalik hatinya. Tapi dari susunan katanya, yang cukup polos dan biasa, gue jadi yakin kalo dia jujur. Cewek jujur dan polos, kira-kira seperti itu.

Malamnya, gue chat ama dia. Hmm, gue kasih dia link soal jilbab di blog seorang anak rohis 61. Sewaktu gue tanya, “Pernah ngerasa kaya gitu juga gak?”. Dia jawab, “Iya kadang-kadang sih kaya gitu”. Setelah itu gue lupa gue ngomong apa sama dia…

11 Juni 2008

Masa awal liburan merupakan masa awal dimana gue melakukan sebuah pendekatan. Pendekatan untuk mengenal dia lebih jauh. Usaha gue ini cukup berbuah manis. Liburan Juni-Juli 2008 ini adalah saat dimana gue merasakan sesuatu yang amat indah. Perasaan gue pada waktu itu bisa digambarkan dengan lirik lagu sbb :

Temukan apa arti dibalik cerita.
Hati ini terasa berbunga-bunga.
Membuat seakan aku melayang.
Terbuai asmara ooh….

Ah. Rasa cinta emang anugerah dari Yang Maha Kuasa. Walaupun begitu, gue masih coba untuk nggak terlalu berlebihan seperti misalnya “nembak”. Terlalu cepat untuk anak seusia gue nembak, apalagi dia lebih tua daripada gue, jadi gue bisa disebut cowok berondongan kalo dicompare secara usia.

Gue ngelakuin PDKT ini lewat chatting selama liburan. Tapi rasanya gak jauh beda, hanya tanpa tatap muka. Gue waktu liburan itu sempet ke Aceh, tapi gue tetep keep-in-touch sama dia lewat ebuddy. Terus, pas dia ke Lembang, terjadi juga hal sebaliknya.. Yah sepertinya gue ngerasa dia merasakan hal yang sama kaya gue.

Sewaktu chatting toh gue sama dia bicara dari topik anime sampe ke Arab, entah kenapa. Tapi pas PDKT ini gue sama dia kebanyakan bercandanya daripada seriusan. Wah saat-saat yang nggak pernah terlupakan deh.. dalam masa remaja gue..

Pertengahan Juli – Sept 2008

Sekolah udah mulai masuk. Gue ngerasa gue masih tetep seperti yang dulu.

Tapi pada bulan ini, gue tiba-tiba ngerasain sesuatu yang berbeda. Cukup berbeda. Yah, gue kaget aja karena sewaktu walas gue nentuin posisi teman sebangku entah kenapa gue di-sebangkuin sama dia.. Saat itu perasaan gue campur aduk. Bahagia, senang, kaget, macam-macam.. seperti bubur ayam yang ditambahi gado-gado.. rasanya enak-enak gak jelas😀

Terdiam sesaat setelah gue dan dia berada di satu bangku. Gue coba untuk ambil posisi senormalnya, gak deket-deket dan gak jauh-jauh juga. Akhirnya perbincangan gue sama dia pun berlangsung. Seterusnya adalah masa-masa yang cukup membahagiakan.. yah kira-kira seperti itu…

Gue sebenenernya udah punya indikasi kalo dia yang duluan suka sama gue. Entahlah. Tapi ada yang pernah ngingetin, “Sindikasi wanita ketika menyukai seorang pria suka disalah artikan”. Kadangkala perasaan itu hanya sekadar suka, biasa saja.. tapi gue rasa dengan feeling terdalem gue kalo dia memang suka ama gue.. (jangan protes kawan, ini hanyalah berdasarkan insting, yang berarti statement gue ini bisa salah.. dan gue gak bilang statement gue ini bener mutlak kan?)

Gue dan dia, pada kurun waktu Juli-September ini dalam posisi TTM. Deket, bahkan lebih dari sekedar teman. Kita ngomong bukan sekedar anime lagi, tapi sampe ke masalah kepribadian. Entah secara langsung atau chatting. Gue mengakui disinilah titik kelemahan gue ketika ngobrol sama cewek (bahkan mungkin sama semua orang). Masih sedikit grogi, sedikit membingungkan dan plin-plan dalam percakapan. Gue juga lebih banyak diemnya. Disinilah mungkin seseorang bisa berada dalam titik jenuh ketika ngomong sama gue.. mungkin dia merasakan seperti itu, tapi dia tetep kontinyu ngobrol sama gue… inilah hal yang membuat gue jadi… makin menaruh rasa ama dia..

Perasaan gue bisa tergambarkan dalam lirik lagu sbb :

Dia seperti apa yang selalu ku nantikan aku inginkan
Dia melihatku apa adanya seakan kusempurna

Yah sebagian orang di kelas gue udah menganggap jangan-jangan gue sama dia udah jadian! Tapi toh mereka nggak melemparkan gosip sedemikian rupa terhadap gue dan dia, apalagi secara intense (seperti apa yang terjadi dengan temen-temen gue), paling gosip hanya berupa bisik-bisik.

Nah, karena mungkin merasa dalam posisi yang ‘terlalu dekat’ sama gue, dia memutuskan untuk agak sedikit menjaga jarak dari gue, tujuannya ya biar terhindar dari gosip-gosip miring seperti itu. Lagipun dia bukan cewek yang macem-macem bahkan gue bisa bilang dia adalah cewek yang cukup alim dan gue gak boleh terlalu ekstrim dalam PDKT sama dia.. Gue sih maklum (meskipun agak-agak gimana gitu) dengan penjagaan jaraknya terhadap gue.. menurut gue itu normal aja dan bagus malah..

Oktober 2008 – Januari 2009

Saat-saat ini gue ngerasa mungkin dia berada dalam titik jenuh sama gue.. (gue agak ngerasa begitu)..

tapi yang jelas keliatan dari dia saat ini adalah bahwa dia sedang menjaga jarak sama gue.. dengan beberapa alasan mungkin.. supaya belajar dia/gue lebih konsen.. atau supaya gosip-gosip itu memudar bahkan hilang sama sekali..

Gue mencoba untuk melihat mukanya, gue melihat sekilas dan gue jujur aja, nggak bisa menerjemahkan maksud dari muka dia..

Sudahlah.. kalo dia memang satu saat nanti soulmate gue (gue ngerasa indikasi itu).. barulah kisah sebenarnya akan dimulai.. ibaratnya kisah sewaktu SMA ini adalah cerpen lalu akan dikembangkan menjadi sebuah novel dalam sebuah major plot yang meskipun sangat berliku-liku tapi indah pada akhirnya..🙂

Akhirnya mungkin bisa tergambar pada beberapa lagu yang dinyanyikan Ari Lasso, yah liriknya mungkin belum pantas untuk remaja seusia saya..

Buat dia, yah inilah perasaan terjujur aku sama kamu.. bahwa aku memang suka sama kamu.. semua catatan tentang hubungan kita selama ini.. (maaf kalau beberapa hal yang privasi disinggung disini, yah, semata-mata demi sebuah kejujuran kok.. alangkah indah kejujuran bukan?)

25 thoughts on “Kaleidoskop 6 bulan

  1. sip
    aku ngerti bgt
    udah tau juga itu siapa
    waktu hrus msukin passw, aku masukin nama dia
    eh salah
    hhe
    tpi apa kmu nggak takut dia ngejauh??
    kalo aku sih seringnya tarik ulur
    berhubung aku nggak mau pacaran
    tapi ngasih harapan
    hha
    jahat bgt ya
    bodo

  2. *woot* mantap za….. gw ampe kebawa suasana pas baca….. pokoe mantap…..

    btw, sering2 buat postingan yang kaek gini…… seru bacanya…. hahaha….

    *dibakar*😈

  3. NOTICE BEFORE:
    JANGAN BAWA KASUS INI KE SEKOLAH. MESKIPUN INI KASUS NYATA. OKE?

    @ monte :
    hei-hei
    lebay yak hahaha..
    uemang
    jadi ga sesuai konteks [tak edit ah repliannya :o]

    hei..
    masalahnya ANDA dan DIA pada saat itu (saat truth or dare gunung geulis) sama2 memakai pakaian biru….
    sama2 berjilbab dan berkacamata pula

    tapi..
    yang saya maksudkan dengan DIA disini bukan ANDA, ngartoos?

    toh udah saya kasi clue juga – cewek berbatik kuning yang berjilbab dan berkacamata (siapa lagi? selain… DIA)

    @ nixfar :
    heh.. sukanya ngeliat cerita cinta orang..
    bikin ndiri dooong.. huu

  4. yee.,siapa jg yg ngira itu ak.
    aku blg..aku nggak ngerti latar tmpatny
    orgny sih aku jg udah tw
    kalo promosi ke kelas boleh?
    kan biar tenar
    hha

    • @ ashia :
      “latar tempat gak JELAS?”
      yang mananya??

      heh
      sembarangan nih..
      jangan gitu dong….! parah ni ash.
      kasian dia-nya tau..
      udah ah..

      @ recca : yes yes..
      curhaat
      gw kaget aja ternyata lo ngebaca posting gw yang ini
      dikasi tw asiah ya?

  5. Hahaha akhirnya kebaca juga ni tulisan😛
    ni tulisan booming tadi pagi tp blm sempet baca XDD sorry..

    wow, gw sudah mengetahuiinyaa sejak…, (sejak ape ye?)

    masa waktu main guardian angel, angel laura ny kaga tau ttg itu. Nyahahaha

    eh gw salut gitu sama lo, lo brani dengan nulis ttg bgini (walaupun tidak disebutkan secara konkret siapa orangnya). dan dg jujur menceritakan kronologisnya (mnurut gw sih) ck ck ck ck ck

    Hahh.. masa SMA emang paling indah. Setidaknya itulah yang dibilang orang-orang.

    coba gw cowo, gue tulis juga kali ttg gebetan gw kek bgini Wakakakakakakakk😛

  6. wah…

    saya kalah dari anda dari sisi ini (lho???)

    wah…

    salut saya atas perjuangan anda dan dari postingan td bisa diliat kamu cukup berhasil (lho lagi???)

    wah…

    gk nyangka lho ternyata anda bisa sperti itu, kata orang” masa-masa di SMA adalah masa yang paling indah (gk lho???)

    wah…

    mantep deh anda, tidak sperti saya yang biasa saja dan menjalani kehidupan ini apa adanya…

    • @ broyzoans : hahahahahahahahaha
      @ don_by : ahahaha.. santai aja beyy😄
      @ warth norule : ya elah ga tau orangnya? ckck ga papa deh.. bagus2 :p

      buset sebegini boomingnya ampe komen di posting ini ngejubel -____-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s