Kemungkinan Hubungan Israel-Indonesia

Beberapa kejadian berikut mungkin bisa menambah daftar panjang kemungkinan diresmikannya hubungan Israel-Indonesia..

Diantaranya adalah dengan launchnya website http://jakarta.mfa.gov.il yang sudah dirilis sejak beberapa tahun yang lalu, kemungkinan sekitar tahun 2004. Website ini memakai bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantarnya dan merupakan website anak dari website induknya yaitu http://singapore.mfa.gov.il. Memang isi dari website ini kebanyakan berisi hal-hal berbau propaganda, kabar-kabar yang sangat subjektif dan bias, menyudutkan pihak Palestina.. dalam beberapa berita. Saat saya mencoba mengakses website ini, ternyata website ini sedang down dan kemungkinan sedang di-attack oleh para cracker Indonesia tapi hasilnya belum sepenuhnya terlihat..

Launchnya http://jakarta.mfa.gov.il juga memberikan kita beberapa informasi tentang kerjasama beberapa NGO dari Indonesia dengan Israel. Seperti misalnya kerjasama dengan pihak dokter Indonesia dengan Magen David (Red Cross-nya Israel) dalam bidang pengobatan gawat darurat. Kasus ini sempat hot karena sang dokter yang bekerjasama dengan Israel ini adalah oknum yang berasal dari Muhammadiyah!

Bukan hanya dengan website-nya yang sarat dengan propaganda itu, Israel tampaknya semakin mencoba untuk mencengkram Indonesia secara halus lewat beberapa institusi-institusi penelitian yang berpemikiran liberal (AS juga turut berperan dalam tumbuh kembangnya institusi-institusi ini). Seorang mantan Presiden RI, Gus Dur yang sempat kontroversial dengan pernyataannya yang akan membuka hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia bahkan merupakan salah satu pendiri di Shimon Peres Institute dan sekarang mengepalai Wahid Institute (kemungkinan mendapat sokongan dana yang cukup besar dari SPI) yang merupakan salah satu dari jaringan komunitas liberal di Indonesia, dan sangat berperan dalam upaya mempeyorasikan dan mendistorsikan ajaran Islam (bukan hanya Wahid Institute, tapi juga JIL cs)

Institusi-institusi liberal berkedok research institute ini terus bekerja secara sangat militan untuk menyebarkan paham “perdamaian”, “persamaan” dan “liberalisme”. Padahal justru inilah yang akan membuat masyarakat kita menjadi sektarian, karena mereka mengaburkan apa yang telah menjadi kebenaran dan mencekokinya pada masyarakat awam. Mereka sudah bekerja lewat media seperti TV nasional, radio, majalah, bahkan dengan membangun pesantren sekalipun tapi dengan menggunakan dogma mereka tentunya..

Kemungkinan lainnya adalah dengan masuknya senjata-senjata produksi Israel seperti varian Galil dan Uzi yang sudah sangat famous dan kualitasnya mentereng. Sampai sekarang senjata Galil dan Uzi masih dipasok oleh TNI, secara terang-terangan ! Bahkan suku cadangnya pun masih datang dari Israel, karena PINDAD dilarang untuk membuat suku cadang mandiri. Tapi senjata Uzi dan Galil ini hanya digunakan oleh beberapa satuan khusus saja yaitu Satuan Penanggulangan Teror Kopassus (Satgultor Kopassus) dan Batalyon Intai Tempur (Tontaipur Kostrad). Lebih parah lagi, satuan khusus dan beberapa staff TNI pernah berlatih bersama Mossad! Bayangkan… mungkin saja di Indonesia sudah ada kantor Liaison Officer Militer Israel…

Israel juga mempergunakan turisme sebagai salah satu cara mempromosikan negara mereka kepada WNI. Terutama bagi mereka yang beragama Kristen, yang tentunya banyak sekali situs-situs bersejarah di Israel yang bisa mereka kunjungi terutama daerah Bethlehem yang merupakan tempat kelahiran Yesus Kristus dan Holy Sephulcure. Sudah cukup banyak WNI yang kesana, dan sepertinya tidak menemui banyak masalah! Berbanding keadaannya ketika orang Islam yang hendak menuju Al-Aqso di Yerussalem, harus interogasi dulu.. dan itupun hanya mampir sebentar saja!

Semua kemungkinan itu mungkin membuat mata kita sedikit terperangah, betapa kalau kita tidak berhati-hati dan apabila tahun depan pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang dekat dengan Israel, bisa jadi dimulailah hubungan kita dengan sebuah negara teroris terbesar di dunia ini…

Malukah kita kalau negara mayoritas Islam seperti kita menjalin hubungan dengan Israel yang telah menindas sekian banyak warga Palestina yang tak berdosa?!

11 thoughts on “Kemungkinan Hubungan Israel-Indonesia

  1. hei,

    klo Indonesia kerjasama dengan Israel…

    lantas apa maksud dari Indonesia ketika mengirimkan obat-obatan medis ke Palestina???

    note:
    passnya apa bung???
    mw ikut lomba di skul sya bung???

    • @ Don_By : yang kerjasama tuh bukan pemerintah Indonesia……. tapi oknum pemerintah Indonesia..
      toh yang militer mah urusan beda.. mereka emang punya jejaring sendiri, dan ini jauh dari urusan kerjasama kesehatan atau malah politik..
      sampe sekarang secara resmi blom ada hub israel-indonesia.. gue cuma bisa menduga adanya hubungan kerjasama milite dan ekonomi.. lewat kedubes Israel di Singapur, tapi lantas dengan adanya hubungan ini Indonesia bersikap pro-Israel..
      bey tentang pengiriman medis ke Palestina mah liat aja negara lain… paling gamblang itu contoh negara-negara Teluk yang punya hubungan cukup kuat dengan Israel (karena dipaksa AS) malah menggalang dana.. biasa aja.. justru Qatar skrg kan lagi mau ngadain konferensi palestina..
      atau mungkin negara lain seperti Islandia.. mereka punya hub dengan Israel tapi bukan lantas mereka gak mau ngirimin bantuan ke Palestina.. dan justru Islandia ini ngirim bantuan ke Palestina dan nentang Israel
      ..
      pass? hanya orang yg tulus hatinya yang bisa membuka
      ikut lomba apa dulu? lo kasi aja propose nya ke OSIS SMA gw

  2. argh…

    knp lombanya bersifat kewarganegaraan???
    ada aja yg bikin lomba…

    nah, kau kan gk ikut…
    mw ikut di skul saya gk???

    btw, saya dah punya blog lho…
    n kau n tmanmu itu punya fb ya???
    baru tw saya…

  3. @ haniva : TOP?
    @ missglasses : yah hanya kemungkinan2 yang kemungkinan AKAN MELANGGENGKAN hub Indo-Israel. kalo orang nikahan, fase ini layaknya fase taaruf.. oh ya liat aja editorial di Republika hari ini yang tulisan karya Qodari. judulnya : “Ilan Ben-Dov, Gaza dan Indonesia”

  4. Ping-balik: Bila tokoh Muhammadiyah “merangkul” syetan (Israel) « M Shodiq Mustika

  5. dasar pada bego pemikiran abad 1 masih aja
    di otak kalian.kita ambil sisi positifnya aja indonesia-israel apa salahnya to..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s