Palestina Terancam (Lagi)

Sepertinya riwayat hadis dari Nabi saw. benar juga. Entah dengan cara apapun, perdamaian – negosiasi – dan tetek bengek lainnya, konflik tidak akan pernah berhenti membara di bumi Al-Quds, Palestina.

Setelah perang yang paling besar, yakni Perang Gaza, muncul setahun yang lalu, mungkin sekarang api barunya sudah muncul lagi..

Beberapa minggu sebelumnya, pihak AS menyelenggarakan sebuah perundingan damai yang akan mempertemukan pihak Israel dan Palestina. Seperti biasa perundingan ini akan memperbincangkan seputar permasalahan penghentian pembangunan pemukiman di wilayah Tepi Barat dan sekitarnya.


No use lah!

Perundingan ini sedianya diharapkan lancar, tapi toh karena sikap Israel yang terkesan cuek dengan melanjutkan program pembangunan 1600 perumahan di wilayah Yerusalem Timur yang seharusnya menjadi hak tersisa warga Arab Palestina. Terang saja kemudian Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, menarik diri dari perundingan karena percuma.

Yang cukup menarik dilihat adalah sikap AS dalam menanggapi proyek pembangunan pemukiman ini. Entah kenapa, kali ini AS pada era Obama bersikap menentang Israel. Padahal sebelumnya pada eranya Bush, policy AS terhadap Israel selalu memihak dan membela Israel. Tapi AS berpendapat bahwa sikap Israel tidak pantas dan menghambat dalam proses membangun perdamaian di kawasan Timteng. Obama hanya mengatakan, “Friends sometimes disagree”.


“Tidak selamanya teman itu mengiyakan”

Sikap AS ini kemudian menimbulkan kontroversi dikalangan orang Israel. PM Israel, Ben Netanyahu, tetap keukeuh dengan sikapnya. Dia tidak peduli apa kata AS yang selama ini jadi mitra terbaiknya. Ipar Netanyahu, Ben Artzi, juga mengatakan bahwa Obama adalah anti-semit karena tidak pro-Israel. Indikasinya karena Obama dikenal dekat dengan Rev. Jeremiah Wright, pastor kontroversial itu. Dia juga mengatakan apapun usaha yang dilakukan AS untuk ikut campur akan tidak ada gunanya.

Sikap Israel selain itu jauh lebih parah. Media-media melaporkan (saya baca Al-Ahram) bahwa Tepi Barat ditutup oleh militer Israel untuk mencegah infiltrasi WN Palestina ke daerah Yerusalem. Orang-orang juga tidak diperkenankan solat Jumat ke Masjid al-Aqsa dan akses disekitarnya ditutup total untuk WN Palestina dan orang Islam.


Rasisme Israel proven by this wall

Belum cukup itu. Israel juga mulai kembali, dan lagi-lagi, menyerang Gaza dengan gempuran pesawatnya. Menghancurkan tunnel-tunnel bawah tanah. Bangunan-bangunan. Entah kapan puasnya. Tapi, pihak militer Israel mengaku hal ini dilakukan untuk “balas dendam” serangan roket dari Gaza.

Hal ini mengakibatkan banyak WN Palestina yang hampir setiap hari berdemonstrasi, melempar batu, sampai terkena gas air mata untuk memperjuangkan tanah yang memang mereka miliki sejak berabad abad dahulu.. Walaupun harus melawan Merkava, desingan peluru Uzi, semangat mereka tak berhenti untuk menghentikan proyek pembangunan perumahan tersebut

Tapi, sampai sekarang proyek 1600 rumah itu masih terus dan terus berjalan..

Kapankah epik ini akan selesai?

Nou se mond la, we are the world. Care for the Palestinians.

3 thoughts on “Palestina Terancam (Lagi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s