NTUMUN [2]

The Sequel of previous post, enjoy.
Maaf telat banget.

Yak, conference time!

After taking breakfast, yang menunya bihun dan pastries.. (gak ada nasi).. akhirnya..


Gue masuk ke Lecture Room 1, tempat konferensi General Assembly. Begitu masuk, tempatnya gak segede yang gue bayangin. Gue kira bakal kaya pas IndonesiaMUN, dan ternyata.. it’s small-sized.

Kaya ruang rapat orang kerja, seukuran ruang kuliah gue, tapi langit-langitnya gak tinggi banget. Gue nyari tempat duduk gue, yang ternyata udah di kasih placard plus accesories dan goody bag buat conference.. Finally, ketemu juga placard dengan tulisan “Italy”

Nah! Gue langsung naro tas gue, melihat ke sekeliling. Disamping kiri gue duduk delegate of Japan, namanya Pauline, dari Malaysia – but again, she seldomly speak Malay (anyway she’s a Chinese, cukup ramah😉 Tapi… Samping kanan gue, bikin gue jantungan setengah mati..

Delegate of Israel.
Entah takdir atau apa, gue selalu duduk disamping negara yang punya posisi penting dan kontroversial dalam kasus yang dibicarain di council. Pas IndonesiaMUN yang ngobrolin masalah nuklir, gue jadi delegasi UE, dan disebelah kiri gue adalah delegasi KORUT. Horor banget. Tapi si delegate of Israel ini datengnya telat, pas sidangnya udah mau mulai baru muncul. He’s an Indian.. and he’s not so.. friendly anyway. Di belakang gue ada si Nasuha yang gue udah kenal kemaren (delegate of Pakistan), Tere – anak UNPAR (delegate of Nigeria).

Oke cukup basa-basi. Now back to the conference matter.

Sesi konferensi ada 3 sesi, dari pagi ampe sore, jam 9.00-18.15. Pertama, mas chairperson (Guan Yin Miao) ngebrief semua delegates sebelum conferencenya mulai – ngenalin diri, ngejelasin tentang peraturan dan sebagainya.

Sidang GA bertema “Situation in Gaza”. Awal sidang, biasalah – dimulai dengan opening remarks from each delegate to tell about their stance on the issue. Ya, berjalan seperti biasa. Cuma, there’s one thing. Pas gue lagi dengerin delegate of India ngomong, entah kenapa gue ada keinginan buat ketawa. Secara aksen Indianya super kentel, dengan gaya yang show-off, membuat gue semakin pengen ketawa. Untung dibelakang ada Tere yang nyolek gue, “Hush, jangan ketawa woi”. Haha, mea culpa. Habis itu gue serius karena giliran gue ngomong bentar lagi.

Ya, gue akhirnya kedapetan ngomong. Biasa aja. I can’t really make up my speech into something extraordinary, haha.. Lagian dapet negara yang posisinya netral mulu.. :p

Setelah sesi opening remarks, sesi general debates (general speaker’s list) mulai masuk. Pertama, sepiii banget. Cengo, seolah pada bingung mau ngapain. Gue juga jadi agak bingung karena mekanismenya sedikit beda dengan yang ada di IndonesiaMUN. Karena motion itu seolah diatur oleh chair, tapi terkadang motion juga ditawarkan kepada delegates, dan sistem yang gak jelas ini terus menerus berjalan hingga conference selesai.

Akhirnya, beberapa delegates mulai menampakkan ‘taji’ mereka dalam speaker’s list. Yang paling keliatan sih Syria, Switzerland, Belgium sama India. Gue paling demen sama gaya Syria dan Belgium, they look really professional and their debates are rocking the council.. Kalo India, show-offnya ga ngira2, banyakan banyol dengan gaya ngomong dan gaya argumentasinya yang aneh, tapi it’s great lah.

Dalam general speaker’s list dan moderated caucus, yang diobrolin sekitar konsepsi Gaza, Palestine and Israel. Ada yang nganggep kalo Gaza should be separated from West Bank. Gaza is a different entity led by Hamas, which is an extreme wing and they can’t sit on a table to negotiate. Terus juga ngebahas masalah tentang two-state solution, three-state solution, sampe ada pula yang ngajuin one-state solution which is really weird dan gue lupa deh siapa yang ngajuin solusi macem itu.

Setelah debat ini, akhirnya ada juga sesi unmoderated caucus. Jreng jreng, ternyata delegate of Syria udah nyiapin sebuah Draft Resolution yang super lengkap. Niat banget ini anak. Delegates pada ngumpul disekeliling Syria yang resolusinya lebih nekanin ke masalah penghilangan blockade dan komitmen Palestine-Hamas-Israel, tapi gue lebih favor sama delegates China yang emphasize banget ke masalah humanitarian aid ke Gaza, which is really important and urgent at the moment. Finally, my country enlisted as one of the signatories, hehe.

Jalan debatnya cepet juga setelah submit working paper yang dalam waktu sekitar 3-4 jam udah jadi draft resolution tapi masih diajukan oleh 2 blok yang berbeda. Blok Syria didukung oleh negara-negara kaya India, Pakistan, USA, dan UK.. Blok China didukung negara-negara kaya Italia, Belgium, South Korea dsb..

Sesi makan siang pun tiba. Dengan pasta yang menggugah selera. Pas makan siang gue akhirnya gue tanya perkembangan sidang di council lain kaya ECOFIN dan EU sama temen2 gue yang ada disanayang ternyata belum move on even to Working Paper … dan parahnya ECOFIN debatenya out-of-context dari yang seharusnya. Hebat.

Kemudian, debat kembali berjalan membosankan. Yang involve cuma yang itu-itu aja dan masalahnya muter disekitar pembicaraan masalah blockade dan sanction, tapi belum move on ke introduction to draft resolution. Eh, pas begini, tiba2 chairperson come up with a BREAKING NEWS. Ya breaking news, saudara-saudara.

Gue sih udah tau bahwa yang kaya gini bakal kejadian (sesuai info Kak Fajri, my MUN coach). Tapi, banyak juga yang lumayan kaget, kaya delegate of France Rep. (Louisa – anak UNPAR), sampe dia nanya ke gue, “Eh ini beneran gak sih?” – Gue jawab aja, “Ini DRAMA, haha”

Oke, breaking newsnya kaya gini..
“Sebuah kapal barang berbendera China diinspeksi di pelabuhan New York sama US Coast Guard, dan ternyata didalam kapal tersebut terdapat barang-barang yang berisi narkotik. Selain itu juga didapatkan beberapa awak kapal yang diduga berasal dari Afghanistan dan Pakistan – dan mereka gak bawa dokumen imigrasi yang lengkap pas diinspeksi sehingga mereka harus ditahan di custody. Kapal berbendera China ini juga punya computer yang internet-enabled.
Dan dibelahan dunia yang lain.. di Brussels, Belgia, Interpol punya informasi khusus tentang kemungkinan adanya cluster bomb yang akan diledakin saat konferensi lingkungan yang akan berlangsung dua minggu lagi di kota itu. Data tentang cluster bomb itu ternyata pas ditrack ditemukan dari data komputer yang didapat di kapal berbendera Cina, yang ternyata udah sail off dari New York dan sekarang posisinya masih belum diketahui…”
Serba kebetulan. FAKE. Gue agak kesel, ketika chairmannya bilang, “Delegate, this is a serious problem. Don’t laugh!”. Delegasi yang lain pada ketawa sih.. tapi gue gak ketawa, paling nyengir miris, karena gue udah capek sama sesi sidang seharian. Pas itu udah jam lima, dan gue laper banget.. Udah bete lah.
Akhirnya beberapa delegate, kaya Belgium, come up with statements, disusul sama delegate of USA, delegate of China, delegate of Singapore, dsb.
Nyebelinnya lagi pas mau klarifikasi tentang informasi dan kejelasan berita, chairpersonnya bilang, “We still don’t get any information yet, it’s still really unclear whether on bla bla”.. AAAAAARGH!!!!
Padahal mereka yang ngarang beritanya. I got irritated dan berharap jam cepat bergerak ke jam enam.
Eh pas jam enam, udah mau selesai sesinya sempet ada berita baru,
“Awak kapal kewarganegaraan Afghanistan dan Pakistan yang sempet ditangkep di New York akhirnya diekstradisi ke negara mereka masing-masing pake pesawat charter. Belum setengah perjalanan di udara, pesawat charteran itu dibom dengan seenaknya oleh rudal entah darimana di Samudera Atlantik”
Jeger. Kreatif sekali. Akhirnya delegates pada nanya dan berpikir, “Ini rudal jangan-jangan dari Korut pula.”
“Eh apa dari Iran?”
“Dari Kolombia kali, kan disana banyak drug cartel.”
Canggih-canggih banget deh jawabannya. Tapi pada akhirnya, the conference session is OVEEEEER!!!! Setelah mengisi perut dengan pizza yang seabrek-abrek, dengan langkah gontai gue ke kamar, siap2 buat jalan2 malem keliling Singapore.

Rencana jalan-jalan ini sedikit hancur, karena miskomunikasi. Sebenarnya tadi sih semua anak Indonesia pada mau jalan bareng, eh begitu sampai di MRT station, satu blok yang dipimpin oleh Reja dan Tridan menghilang, dan akhirnya gue terjebak bersama mas Tom dari UNNES, mas Fabil, dan satu orang yang gue lupa namanya dari UI. Akhirnya kelompok gue jalan ke Marina Bay, nyari pemandangan malam Singapore yang quite awesome and somehow romantic. Gak kaya Jakarta yang malamnya dihiasi mobil-mobil macet, ehehee.

Sekitar 2 jam ngabisin waktu di Marina Bay, akhirnya gue balik ke NTU jam setengah 12 dengan ngejar bus terakhir. Udah deg-degan banget khawatir gue gak bisa balik, tapi toh akhirnya kekejar juga, dan begitu nyampe kamar gue langsung rapi2 koper segala macemnya karena besok harus udah check out jam 8. Huhuhu, too little time in my comfy room in NEC.

Besoknya!
Sarapan bihun lagi.
Masuk ruangan yang sama lagi.
Dan ngobrolin draft resolution juga. Akhirnya.
Pada sesi kali ini, draft resolution punya Syria dan Cina akhirnya di merge. And the objective is to satisfy all of the countries in the council. Toh ngga juga, karena masih aja ada negara yang nentang kaya UK, USA, India, Switzerland. Belgium dengan gayanya yang diplomatis selalu mencoba untuk pursue semua negara supaya nerima draft resolution dengan apa adanya🙂
Resolusi kemudian bener-bener disimplify dari 13 poin sampe jadi 5 poin, beberapa point yang gak penting di coret dan ada juga yang di merge karena dianggap masih dalam jalur masalah yang sama.

Di tengah sesi sempet ada istirahat sebentar. Delegate2 yang dari India pada ngumpul di satu laptop, dan ternyata..
THEY WATCH A LIVE CRICKET MATCH – kalo gak salah tanding antara India vs Bangladesh
Kriket, olahraga yang jarang didengar di Indonesia, tapi populer dan prestisius banget di negara-negara Persemakmuran kaya di India, Pakistan dan Bangladesh. Mereka dengan proudnya menjelaskan soal kriket ke delegate-delegate yang gak familiar dengan olahraga yang mirip sama Kasti itu.
Bahkan mas-mas chairpersonnya juga ikut2an ngobrol soal kriket sama delegate-delegate itu. Habis, sesinya udah bener-bener nyantai, tinggal satu sesi debate terus dilanjutin sama voting procedure.

Voting Procedure!
Ini sesi yang lumayan cepet selesai. Tapi, beberapa hal terjadi. Tiba2 aja USA vote against untuk resolusi ini, padahal sebelumnya dia bilang, “Ok, ok, I’m in favor witht his reso..”. Ngeliat dia dengan cengengesannya bilang, “Against”, semua delegate langsung laugh at his face. Hahahahaha.
Gue termasuk yang mendukung resolusi yang udah lengkap dan simplified ini, yah meskipun narrow perbedaan antara yang for dan yang against, tapi akhirnya resolusi ini passed😀

Award Time and Closing Ceremony!
Akhirnya tiba juga saat terakhir dari konferensi ini.. dan juga pembagian award. Gue sih gak terlalu mau deg2an lah, soalnya performa gue biasa aja, dan gak terlalu show-off, ataupun keren. Hehe, anyway yang menang best delegates adalah Belgium. Yes, he’s the man. Hebatnya lagi, dia baru ikut MUN pertama kali dan udah menang best delegate aja.

Dari Indonesia siapakah yang menang? Gue kira gak ada, eh ternyata akhirnya ada anak HI UI yang menang. He’s Mahesh, superman from UI, udah menang Best Delegate di IndonesiaMUN. Tapi untuk NTUMUN ini dia dapet Special Mention di EU council, but that’s great. At least, ada juga yang menang dari Indonesia…😀

Pada akhirnya gue harus cabut dari NTU dengan segala kenangan.
Pas mau naik bus ke NEC ambil koper, gue ama beberapa delegate Indoensia sempet ngomong2 ke sopirnya yang ternyata orang Bugis! Dia cakap melayu bagus lah, sempet cerita kalo NTU itu bekas kuburan orang Cina, hahaha.
Tapi sebelum cabut, gue sempet kerepotan nyari tempat buat solat karena semua kamar udah gak boleh dimasukin dan apalagi ruang konferensi. Gue akhirnya ama Robie (temen secouncil, anak HI UI) ngumpet solat di balik meja catering. Berbekal sejadah yang dipinjemin Ari, akhirnya gue bisa solat dengan agak cepet. Sempet ke-gap sama Cleaning Servicenya, tapi pas itu gue lagi solat, dan dia bilang ‘Sorry-Sorry’.

Uh, gue kirain bakal di-scold. Untung nggak.

Oke, next time, gue bakal nyeritain pengalaman hebat kebolangan gue di Singapura with other 3 men (Robie, Hanif dan Ari).

See you😀

One thought on “NTUMUN [2]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s