Lebih dari Sekedar Sebuah Ucapan

Sebenarnya saya capek membicarakan hal ini, soalnya perdebatan ini selalu berulang-ulang, tanpa ada hentinya. Perdebatan ini jadi tidak sehat, karena orang selalu mengulang-ulang hal yang sama: boleh atau tidak boleh. Itu saja yang diulang, dalil yang sama diulang, dan sampai entah kapan, saya yakin sekali perdebatannya akan kembali lagi ke hal-hal itu saja.

Saya tidak mengharapkan bahwa dengan tulisan ini saya akan menyelesaikan polemik dan perdebatan soal hal ini. Ini hanya curhat ringan saya saja.

Baca lebih lanjut

Iklan

Dear Wife

20160903_100006

Thanks for always reminding me to be more ardent each day,

to be more caring for myself and each other,

to be more careful in taking every decision,

to be wiser in considering every step,

to be more mature in facing the hard life,

to be a better lover, for you and everyone.

Thank you so much for everything,

for all your cries,

your laughs,

your reminder about little things,

your advice about large problems,

your spirited  soul,

and thank you,

for always being yourself,

for loving me for who I am,

May God always bless you,

for ever and ever.

Love,

Your Husband.

Menulis tentang Kudeta

[Sambil membaca tulisan saya ini, saya sarankan dengarkan lagu-lagu Yavuz Bingöl]

Juli lalu, saat berlangsung “kudeta” di negara yang saya cintai ini, saya mencoba untuk menulis sebuah analisis di sebuah media sosial, namun privasinya saya atur terbatas, karena saya tidak ingin analisis saya banyak dibaca orang-orang dan menimbulkan polemik yang tak sehat (Anda bisa merujuk ke tulisan saya tentang Facebook, 2 hari lalu)

Baca lebih lanjut