Cerita tentang Mereka yang Dikeluarkan

Dunia akademik Turki sedang menghadapi masa-masa terberatnya kali ini.

Baca lebih lanjut

Iklan

Pertemuan Takdir…

Saya tersentuh dengan kutipan yang ditulis oleh Fahd Pahdepie ini:

Buat saya, jodoh adalah semacam pertemuan takdir. Waktu yang memaksa dua orang untuk bertemu dengan alasan-alasan yang selalu penuh kejutan dan rahasia, untuk saling menggenapkan dalam sedih maupun bahagia.

Di sana, barangkali jodoh bukan semacam pertanyaan, tetapi jawaban: Semacam alasan untuk cinta yang kukuh dan keras kepala. Cinta yang meskipun dipenuhi banyak pertengkaran dan ketidakcocokan, harganya tak mungkin sebanding dengan dunia dan seisinya. Cinta yang entah bagaimana memberitahumu, sejak pertemuan pertama dengannya, tak mungkin melepasnya pergi… Cinta yang selalu membuatmu gugup, yang membuatmu sulit berkata-kata untuk menjelaskan semuanya, bahwa kamu mencintainya dan hanya ingin bersamanya.

Saya merasa bahwa saya sudah berada di titik ini.. saya sudah menetapkan pilihan.. namun..

Saya jadi bertanya2, apakah upaya2 saya akan mengantarkan pada titik balik takdir (baca: pernikahan)? Setelah penantian yang panjang ini…? Walaupun dengan segala keterbatasan yang saya punya?

Lagi2 jawabannya masih perlu ditunggu.. saya hanya bisa berusaha semaksimal mungkin… masih banyak yang perlu diusahakan dalam waktu yang cepat bergerak ini… dan yang paling baik mengetahui hasilnya adalah Allah belaka..

Karena yang kamu benci tak musti buruk bagi dirimu, dan yang kamu cintai tak musti baik bagi dirimu.. Maka hanya Allah-lah yang Maha Tahu, sedangkan kalian tak mengetahui” – 2:216.


“Janganlah berputus asa pada kasih sayang dari Allah.. Karena sesungguhnya tidak ada orang yang berputus asa dari kasih sayangNya kecuali orang yang tertutup hatinya (kafir)”
– 12:87

Maha Suci Allah, Maha Cinta….

NB: Saya pengen sekali beli Jodoh-nya Kang Fahd!!!

Minggu Pertama

Ketika anda baru masuk minggu pertama dalam suatu hal baru, entah dalam pekerjaan, kuliah, pernikahan, atau apapun itu, biasanya akan meninggalkan kesan yang berbekas dan tak terlupakan. Entah kesan baik atau buruk itu, minggu pertama akan menjadi patokan kita untuk melakukan aktivitas kita dalam masa-masa depan serta mengevaluasi apa-apa yang perlu diperbaiki dalam kehidupan kita selama ini sehingga ada perbaikan dalam kehidupan kita dan tujuan-tujuan kita akan tetap tercapai.

Baca lebih lanjut